Mujahadah Wali Kelas IX Menjelang Ujian Nasional 2017

PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sugiyanto, S.Kom   
Kamis, 27 April 2017 06:44

SUSUKAN, KAB. SEMARANG – Usaha dan doa merupakan 2 hal yang sangat menentukan dalam meraih kesuksesan seseorang. Keduanya tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan seseorang untuk meraih apa yang diinginkan. Hal inilah yang menginspirasi serta mendorong wali siswa MTs Negeri Susukan Kab. Semarang untuk melakukan doa bersama / Mujahadah dalam rangka menyukseskan Ujian Nasional (UN) bagi putra-putri mereka yang akan menempuh UN mulai Selasa s/d Kamis  ( tanggal 2 – 4 Mei 2017) dan terakhir hari senin tanggal 8 Mei 2017 di MTs Negeri Susukan.


Mujahadah ini diikuti oleh orang tua / wali peserta didik kelas IX yang sedang mempersiapkan UN tahun 2017 ini yang di laksanakan di ruang Hall MTs Negeri Susukan pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 dilanjutkan hari Jumat tanggal 28 April 2017 yang akan diikuti semua siswa-siswi kelas IX beserta guru.

Mujahadah ini diadakan guna memperbaharui kondisi psikis siswa untuk menghadapi UN. Seperti disampaikan beberapa tahun yang lalu, bahwa UN bukanlah momok yang harus ditakuti. Melainkan tantangan yang harus dihadapi demi masa depan. Sehingga para siswa tidak perlu khawatir atau takut terhadapnya. Karena tak jarang para siswa justru merasa tertekan dalam memnghadapi UN ini, di sebabkan karena kurangnya motivasi dan dukungan spiritual.


Dalam sambutannya, kepala MTs Negeri Susukan Hj. Hidayatun, S.Ag, M.Pd menyampaikan rasa terima kasih dan bersyukur atas diselenggarakannya mujahadah. Hal ini menunjukkan adanya kerjasama yang baik antara madrasah dengan wali siswa. “Saya sangat mendukung kegiatan ini, semoga dengan usaha bersama serta doa yang kita panjatkan secara marathon ini dapat menjadi kemudahan bagi siswa untuk meraih nilai yang tinggi dan manfaat. Meskipun nilai UN bukan merupakan satu-satunya penentu kelulusan, tetapi kita tetap berharap anak-anak mampu mencapai hasil maksimal,” ujar Hj. Hidayatun.

“Mujahadah ini merupakan bentuk dukungan nyata dari orang tua kepada anak-anaknya, dengan harapan mereka bisa mengerjakan UN dengan lancar dan hasil yang maksimal serta barokah, manfaat untuk bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Hj. Hidayatun.

Harapan kami agar nantinya para orang tua / wali siswa dapat mendampingi putra-putrinya secara lebih ekslusif, dan para orang tua tidak perlu membentak-bentak putra-putrinya yang kebetulan memperoleh nilai yang kurang baik. Karena hal itu akan menambah stress pada anak yang justru akan sedang menghadapi ujian yang betul-betul menentukan langkah mereka di masa depan.


 

Puncak acara ini diakhiri pada pukul 10.30 WIB, di mana para guru dan orang tuanya diminta untuk mengikuti Sholat Dhuha berjamaah dilanjutkan dengan mujahadah bersama yang dipimpin oleh Kyai Haji Abdul Kanan.

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 27 April 2017 11:15 )
 
joomla templateinternet security reviews

Kalender

May 2017
MTWTFSS
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031 

Waktu Sekarang

Polling

Bagaimana sistem pendidikan di MTsN Susukan