KEGIATAN LDK (LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN)

PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sugiyanto, S. Kom   
Jumat, 27 Januari 2017 02:22

Latihan Dasar Kepemimpinan / LDK adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus OSIS lama kepada calon Pengurus OSIS baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal Kepemimpinan kepada Pengurus OSIS baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS dari sekolah yang bersangkutan.

LDK biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu LDK Fisik dan LDK Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk LDK Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus OSIS lama melainkan Dewan  Guru, Pembina  OSIS, Kepala Sekolah serta Guru Psikologi dan Konseling dari sekolah yang bersangkutan, atau bisa juga dengan cara menyewa dari suatu Lembaga Psikologi Independen. LDK Fisik biasanya diberikan di sekolah dalam waktu 3-5 Hari penuh.

 


Calon pengurus OSIS 2017 sedang mengikuti kegiatan LDK


Pada  tanggal 26 - 28 Januari 2017, sekolah  MTs Negeri susukan mengadakan latihan dasar kepemimpinan siswa bagi calon pengurus OSIS 2017. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Madrasah Hj. Hidayatun, S.Ag, M.Pd yang diikuti oleh calon Pengurus OSIS beserta panitia yang terdiri dari bapak dan ibu staf pengajar. Program LDK ini adalah program tahunan yang wajib diikuti oleh Pengurus OSIS. Karena dengan kegiatan LDK ini diharapkan tumbuh kesadaran dan kemandirian siswa terkait berbagai hal selama menjadi seorang pelajar. Tidak bisa dipungkiri masih banyak siswa yang selalu bergantung pada orang tuanya mulai dari hal terkecil hingga hal-hal yang sebetulnya bisa dipersiapkan sendiri. Lama-kelamaan ketergantungan ini akan menjadi penyakit yang sulit untuk dihilangkan. Bagi siswa dari kalangan menengah kebawah kemandiriaan adalah hal mutlak.

Kepala Madrasah sedang membuka kegiatan LDK tahun 2017


Dalam kegiatan LDK ini para panitia bermaksud memberikan shock therapy kepada para siswa. Selain diberikan bekal materi yang paling menarik adalah praktiknya dilapangan. Apakah jiwa kepemimpinannya muncul atau tidak ketika diberikan beberapa kasus kecil. Sehingga setiap kesalahan yang dilakukan oleh para siswa pasti akan selalu di permasalahkan oleh panitia.

Hal ini dilakukan tentu saja bukan tanpa alasan. Panitia ingin melihat sejauh mana daya kritis dan cara berpikir siswa ketika berada dalam tekanan. Menjadi seorang pemimpin tentu saja harus tegas, tangkas dan mampu mengambil segala resiko dalam situasi terdesak sekalipun.


Untuk LDK Fisik pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk PBB / Pelatihan Baris Berbaris dan Tata Upacara yang dipandu oleh Koramil Susukan. Kegiatan LDK lainya diantaranya : Kepemimpinan, Keorganisasian, Olah Raga, Renungan Malam dan Tahajud.

Dalam LDK Fisik ini peserta dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, terlebih selama mengikuti 3 hari LDK. Beberapa peraturan yang pada umumnya diterapkan dalam LDK ialah :

Selama pelaksanaan LDK, peserta harus hadir di tempat LDK tepat waktu,

Kebersamaan ialah hal yang amat diperhatikan selama pelaksanaan LDK. Jika ada 1 peserta saja yang tidak membawa air

minum, saputangan, topi, ataupun atribut-atribut lainnya yang telah ditetapkan, maka seluruh pesertalah yang  akan menanggun hukumannya,

Setiap peserta wajib mematuhi seluruh peraturan dan perintah yang diberikan oleh tim pemberi LDK. Jika tidak, maka kepadanya akan diberikan hukuman, dan

Kebersamaan juga diterapkan apabila ada salah satu peserta LDK yang melakukan kesalahan

Hukuman dalam LDK Fisik biasanya berupa push-up untuk pria atau squat jump untuk wanita. Jumlahnya tergantung perintah dari pemberi LDK.


Untuk LDK Mental pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk Penyuluhan Mental Kepemimpinan. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam LDK Mental adalah :

Outbond / Kegiatan Alam, seperti :

Hiking

Menyeberangi sungai

Mendaki bukit

Menyusuri terassering / pematang sawah


Permainan-permainan yang memiliki nilai kepemimpinan, seperti :

Memasukkan paku dalam botol dengan mata tertutup. Salah seorang yang lain memberikan aba-aba agar paku tersebut masuk. Dibutuhkan kemampuan untuk menganalisis segala macam kemungkinan dan kemampuan untuk memerintah secara hati-hati dan terpertimbangkan agar bisa mencapai goal dari permainan ini yaitu memasukkan paku dalam botol

Bisik berantai. Dibutuhkan kemampuan sebagai pendengar sekaligus penyampai pesan yang baik agar dapat menyampaikan pesan yang benar dari awal hingga akhir.

Pemberian materi kepemimpinan yang dibagi dalam beberapa sessi, seperti :

Sesi Kepemimpinan : Penyuluhan mengenai karakter pemimpin yang benar.

Sesi Komunikasi : Penyuluhan mengenai cara-cara berkomunikasi yang benar sebagai layaknya seorang pemimpin.

Sesi Problem Solving / Challange - Proses manajemen konflik : Penyuluhan mengenai cara-cara seorang pemimpin memecahkan masalah secara efektif dan benar.

Sesi Dinamika Kelompok : Berupa permainan.

 

Calon Pengurus OSIS putra berpose bersama Pengurus

 

Calon Pengurus OSIS putri berpose bersama Pengurus

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 27 Januari 2017 03:17 )
 
joomla templateinternet security reviews

Kalender

September 2017
MTWTFSS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Waktu Sekarang

Polling

Bagaimana sistem pendidikan di MTsN Susukan